Berikut ini kutipan sebagian dari uraian penjabaran detail standar pembangunan dan pengelolaan website Pemerintahan di Indonesia.
1. Nama Domain dan Alamat Situs Web Pemda
AKan diterapkan standarisasi penamaan URL website pemerintah daerah.
2. Penilaian dan Rating
Untuk dapat mengetahui sampai sejauh mana keberadaan situs web
pemerintah daerah, Asisten Deputi Urusan Media Baru mulai tahun 2004
ini melakukan penilaian terhadap seluruh situs web pemerintah daerah
(224 situs web pemda). Kegiatan penilaian situs web pemerintah daerah
dilakukan dalam kaitan dengan:
- mengetahui tingkat kemampuan, kehandalan, dan mutu suatu situs web pemerintah daerah (dalam bentuk pemberian rating/kategori);
- memberikan masukan mengenai kondisi situs web pemda kepada pengelola dan lembaga pemerintah daerahnya;
- menumbuhkan inovasi bagi pengelola situs web pemerintah daerah;
- melakukan evaluasi penggunaan standarisasi situs web pemerintah
daerah (berdasarkan Panduan Penyelenggaraan Situs Web Pemerintah
Daerah) sebagai masukan untuk perbaikan Versi 1.0; - mengetahui jumlah situs web pemerintah daerah yang ada di internet.
Parameter Penilaian
Di dalam pembuatan rating situs web pemerintah daerah, digunakan sejumlah parameter penilaian yang meliputi:
- Kecepatan (Speed)
Faktor kecepatan untuk tampilan sebuah situs web pemerintah daerah sangat berpengaruh terhadap pengunjung. - Homepage
Homepage pada suatu situs web pemerintah daerah adalah halaman pertama
yang akan dibuka oleh pengunjung. Suatu bentuk homepage yang menarik
akan memberi kesan tersendiri bagi pengunjung untuk mengetahui lebih
jauh tentang isi dari situs web pemerintah daerah. - Isi (Content)
Isi (content) situs web pemerintah daerah merupakan sejumlah informasi
yang disampaikan oleh suatu lembaga pemerintah daerah kepada
masyarakat. Isi minimal situs web pemerintah provinsi akan berbeda
dengan situs web pemkab/pemkot. - Konteks
Konteks suatu situs web pemerintah daerah harus mencerminkan dan
sejalan dengan visi dan misi, serta tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)
dari lembaga pemerintah daerah bersangkutan. Pembuatan situs web
pemerintah daerah mempunyai sasaran agar masyarakat Indonesia dapat
dengan mudah memperoleh akses kepada informasi dan layanan lembaga
pemerintah daerah. - Kemudahan Dibaca (Readibility)
Suatu situs web pemerintah daerah harus mudah dibaca, dimengerti, dan
difahami oleh pengunjung. Situs web pemerintah daerah harus
memperhatikan faktor kenyamanan, dan memberikan kemudahan bagi
pengunjung. - Mobilitas Data
Data pada suatu isi (content) sebuah situs web pemerintah daerah harus
selalu di mutakhirkan. Ditinjau dari sisi mobilitasnya, suatu data
dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu data statis dan data dinamis. - Ketepatan (Accuracy)
Salah satu parameter keberhasilan suatu situs web pemerintah daerah
adalah ketepatan (accuracy). Pengertian ketepatan disini adalah
mengenai kemampuan dan ketepatan situs web pemerintah daerah dalam
menyajikan informasi. - Layanan Publik
Salah satu tujuan dari e-government adalah memberikan layanan publik
secara elektronik melalui media situs web pemerintah daerah. Situs web
pemerintah daerah harus memberikan informasi tentang layanan publik
yang diberikan oleh lembaga pemerintah daerah bersangkutan atau lembaga
pemerintah lainnya kepada masyarakat. - Ukuran Kualitas Interaksi (Usability)
Ukuran kualitas interaksi pada situs web pemerintah daerah adalah
pengalaman pengunjung ketika melakukan interaksi pada situs web
pemerintah. Ukuran kualitas interaksi (usability) lebih cenderung
mengacu pada desain dari User Interface (UI). - Penggunaan Platform
Penggunaan suatu platform mempunyai korelasi dengan penggunaan dan pengembangan aplikasi pada suatu situs web pemerintah.
Berdasarkan 10 parameter yang telah ditentukan diatas, penilaian
suatu situs web pemerintah daerah di kelompokkan dalam 4 kriteria untuk
dapat melakukan penentuan rating situs web pemerintah daerah. Adapun 4
kriteria penilaian situs web pemerintah daerah adalah:
- Fungsi situs web
- Kualitas situs web
- Tampilan situs web
- Inovasi
Tidak ada artikel terkait.








